Hubungi Kami

Tim kami siap untuk membantu Anda.

Sunartha Element
Sunartha Element

Solusi Laporan Keuangan Dual Currency IDR dan USD dengan Odoo

Daftar Isi

    Pada banyak perusahaan di Indonesia, laporan keuangan tidak cukup hanya menyajikan data angka dalam mata uang rupiah, terutama di sektor pelayaran, logistik, ekspor-impor, manufaktur, hingga perusahaan dengan investor asing sering menghadapi kebutuhan pelaporan dalam dua mata uang sekaligus: IDR untuk kebutuhan operasional dan perpajakan, serta USD untuk kebutuhan manajemen dan stakeholder internasional.

    Masalahnya, proses konversi laporan ke USD sering masih dilakukan secara manual menggunakan spreadsheet. Akibatnya? Proses closing menjadi lambat, angka laporan tidak konsisten dan rentan kesalahan kurs, hingga tidak adanya audit trail yang bisa dipertanggungjawabkan.

    Melalui implementasi module Odoo oleh tim Sunartha, perusahaan kini dapat menghasilkan laporan keuangan dual-currency IDR + USD secara otomatis dalam satu platform tanpa rekonsiliasi manual setiap akhir bulan.

    Tantangan Laporan Keuangan Multi Mata Uang (Dual Currency)

    Berdasarkan pengalaman implementasi Sunartha terdapat beberapa tantangan yang paling sering dialami tim finance dalam proses pelaporan keuangan dual-currency, di antaranya:

    1. Rekonsiliasi Kurs Manual di Excel

    Tim finance harus mengekspor data dari Odoo ke Excel, lalu secara manual mengalikan setiap baris saldo dengan kurs yang mereka masukkan sendiri. Tidak ada standar, satu staf mungkin menggunakan kurs tanggal 1, yang lain menggunakan kurs rata-rata. Laporan bulan yang sama bisa menghasilkan angka USD yang berbeda tergantung siapa yang mengerjakannya.

    2. Tidak Ada Audit Trail Kurs

    Ketika auditor atau direksi mempertanyakan angka USD di laporan, tim finance kesulitan menjelaskan:

    • Kurs mana yang digunakan
    • Kapan kurs diambil
    • Dari sumber mana kurs berasal

    Tidak ada catatan yang bisa dipertanggungjawabkan, semua hanya ada di file Excel yang bisa diubah kapan saja.

    3. Perbedaan Perlakuan Kurs P&L dan Neraca

    Dalam praktik akuntansi, laporan laba rugi dan neraca seharusnya menggunakan pendekatan kurs yang berbeda:

    • Laba Rugi → average rate
    • Neraca → closing rate

    Namun proses manual sering menggunakan satu kurs untuk semua akun, sehingga berisiko tidak sesuai standar akuntansi.

    4. Proses Closing Lebih Lama

    Proses konversi dan pengecekan manual dapat memakan waktu 1–2 hari kerja tambahan setiap akhir bulan. Dampaknya, laporan manajemen terlambat dan pengambilan keputusan ikut tertunda.

    Solusi Laporan Dual-Currency Otomatis di Odoo

    Untuk menjawab tantangan tersebut, tim Sunartha mengembangkan custom module Odoo bernama acc_id_multicurrency_report.

    Modul acc_id_multicurrency_report menghasilkan Laporan Laba Rugi dan Neraca dalam dua kolom sekaligus yaitu IDR sebagai mata uang fungsional, dan USD sebagai mata uang presentasi manajemen. Modul ini mengikuti prinsip PSAK 10: kurs rata-rata untuk akun P&L, kurs closing untuk neraca.

    FiturKeterangan
    Dual-column P&LLaba Rugi dengan kolom IDR dan USD berdampingan
    Dual-column NeracaBalance Sheet IDR dan USD dengan kurs closing
    Kurs Rata-rata vs ClosingP&L pakai average rate, Neraca pakai closing rate (sesuai PSAK 10)
    Override Kurs per AkunAkun tertentu bisa pakai kurs berbeda dengan alasan tercatat
    Stale DetectionSistem otomatis tandai laporan jika ada data berubah sejak kalkulasi
    Audit TrailLog kalkulasi immutable — siapa, kapan, kurs berapa
    Export XLSXDownload Excel 3 sheet: P&L, Neraca, Info Kurs
    CFO & Accounting ViewDua tampilan berbeda untuk kebutuhan eksekutif dan akuntan

    Module ini memungkinkan perusahaan menghasilkan:

    • Laporan Laba Rugi IDR + USD
    • Neraca IDR + USD
    • Audit trail kurs
    • Export Excel otomatis
    • Monitoring perubahan data secara real-time

    Semua dilakukan langsung dari Odoo tanpa proses export-import manual.

    Bagaimana Cara Kerja Laporan Dual-Currency di Odoo?

    Langkah 1 – Buat Konfigurasi Laporan

    Pengguna membuka menu Accounting → Riwayat Laporan Dual-Currency → New. Form konfigurasi laporan muncul dengan field yang perlu diisi: nama laporan, periode P&L, tanggal closing neraca, mata uang presentasi (USD), dan sumber kurs (Manual atau Internal dari tabel kurs Odoo).

    Form konfigurasi laporan dual-currency — status “Sudah Dihitung” setelah kalkulasi berhasil

    Setelah periode diisi, sistem otomatis mengambil kurs dari tabel kurs Odoo (jika sumber = Internal) atau bisa diisi manual. Kurs yang tampil:

    • Kurs Rata-rata P&L (IDR/USD): rata-rata kurs selama periode laporan
    • Kurs Closing Neraca (IDR/USD): kurs per tanggal closing neraca

    Sumber kurs diambil dari tabel kurs Odoo yang diisi secara manual per tanggal awal setiap bulan. Berikut contoh data kurs USD yang digunakan dalam laporan Jan–Mei 2026:

    Tabel kurs USD — Accounting → Configuration → Currencies → USD → Rates. Kolom “IDR per Unit” adalah nilai Rp per 1 USD. Kurs rata-rata P&L (Jan–Mei 2026) = Rp 16.904. Kurs closing neraca per May 1 = Rp 17.314.

    Langkah 2 – Klik “Hitung Laporan”

    Dengan satu klik, engine kalkulasi berjalan di background:

    • Query semua journal entry posted dalam periode
    • Pisahkan akun P&L vs Neraca berdasarkan tipe akun (account_type)
    • Konversi saldo IDR ke USD menggunakan kurs yang sesuai per tipe akun
    • Buat baris laporan dan log kalkulasi yang tidak bisa dihapus
    • Status berubah dari Draft → Sudah Dihitung

    Langkah 3 – Buka Laporan Laba Rugi

    Klik tombol Laba Rugi dari form konfigurasi. Laporan terbuka di browser dengan dua tampilan yang bisa dipilih:

    CFO View — KPI cards di bagian atas menampilkan ringkasan: Pendapatan Bersih, Total Beban, Laba Bersih, dan Margin

    Bagian atas laporan menampilkan empat KPI cards secara sekilas:

    KPI CardNilai (Jan–Mei 2026)
    Pendapatan BersihRp 10.058.000.000 ≈ USD 595.007
    Total BebanRp 5.623.500.000 ≈ USD 332.673
    Laba BersihRp 4.434.500.000 ≈ USD 262.334
    Margin Bersih44,1% | Kurs avg Rp 16.904

    Baris Laba Bersih Periode — IDR Rp 4.434.500.000 dan USD 262.334,37. Footer laporan mencantumkan kurs, waktu kalkulasi, dan disclaimer PSAK 10

    Setiap baris akun menampilkan tiga kolom informasi: saldo IDR, kurs yang digunakan, dan ekuivalen USD. Badge AVG menandakan akun tersebut menggunakan kurs rata-rata. Expense ditampilkan dalam kurung sesuai konvensi P&L standar.

    Langkah 4 – Buka Neraca

    Klik tombol Neraca dari form atau dari laporan P&L (tombol “Neraca →” di kanan atas). Neraca menampilkan tiga seksi: Aset, Liabilitas, dan Ekuitas — masing-masing dengan kolom IDR, Kurs, USD, dan badge tipe kurs.

    Neraca — bagian Aset. Kurs closing Rp 17.314 digunakan untuk semua akun neraca. Akumulasi penyusutan ditampilkan dalam kurung (nilai negatif)

    Neraca — bagian Liabilitas & Ekuitas. Laba Tahun Berjalan (Unallocated Earnings) tampil terpisah di bagian Ekuitas, konsisten dengan Odoo default. Total Jumlah Liabilitas & Ekuitas = IDR 6.157.000.000 ≈ USD 361.820,33 — balance dengan Total Aset

    Yang membuat neraca ini unik dibanding neraca standar Odoo: setiap akun menampilkan nilai USD-nya menggunakan kurs closing per tanggal neraca. Untuk perusahaan yang punya pinjaman atau piutang dalam USD, perbedaan nilai USD antara Neraca dan P&L (yang pakai average) sudah ditangani otomatis oleh engine.

    Langkah 5 – Override Kurs per Akun (Opsional)

    Untuk akun yang membutuhkan perlakuan kurs berbeda dari default — misalnya deposito USD dengan kurs kontraktual, atau pinjaman yang sudah di-hedge — pengguna bisa set override di tab Override Kurs per Akun.

    Tiga tipe override tersedia:

    • Average — paksa pakai kurs rata-rata meski akun ini tipe neraca
    • Closing — paksa pakai kurs closing meski akun ini tipe P&L
    • Manual — isi kurs spesifik (untuk kurs kontraktual atau kurs hedging)

    Langkah 6 – Stale Detection

    Jika setelah laporan dihitung ada perubahan data — jurnal baru diposting, kurs diupdate, atau ada koreksi transaksi — sistem otomatis mendeteksi perubahan dan mengubah status laporan menjadi “Data Berubah” (ditandai badge oranye). Pengguna cukup klik Hitung Ulang untuk merefresh laporan dengan data terbaru.

    Langkah 7 – Export XLSX

    Dari form konfigurasi atau dari dalam laporan, klik Export XLSX untuk download file Excel yang berisi tiga sheet: Laporan P&L dual-column, Neraca dual-column, dan Info Kurs (avg rate, closing rate, tanggal kalkulasi, user yang menghitung).

    Manajemen Riwayat Laporan

    Semua laporan yang pernah dihitung tersimpan permanen dan bisa diakses kapan saja. Menu Riwayat Laporan Dual-Currency menampilkan daftar semua laporan dengan informasi lengkap.

    Daftar Riwayat Laporan — menampilkan nama laporan, periode, kurs avg, kurs closing, sumber kurs, status, waktu kalkulasi terakhir, dan user yang mengerjakan

    Status laporan ada tiga kemungkinan:

    StatusArtinya
    Draft (abu-abu)Laporan baru dibuat, belum dihitung
    Sudah Dihitung (hijau)Kalkulasi berhasil, data masih valid
    Data Berubah (oranye)Ada perubahan data sejak kalkulasi terakhir — perlu hitung ulang

    Manfaat Bisnis yang Bisa Didapatkan

    Dengan implementasi dual-currency reporting di Odoo, perusahaan dapat memperoleh manfaat seperti:

    ✅ Mengurangi proses manual di Excel
    ✅ Mempercepat closing bulanan
    ✅ Konsistensi penggunaan kurs
    ✅ Audit trail lebih jelas
    ✅ Laporan lebih siap untuk kebutuhan investor dan manajemen
    ✅ Mengurangi risiko human error
    ✅ Monitoring performa bisnis dalam IDR dan USD secara real-time

    Sunartha Siap Membantu Implementasi Odoo Dual-Currency

    Sebagai perusahaan IT consulting dan implementator Odoo di Indonesia, tim Sunartha membantu perusahaan dalam:

    • Implementasi Odoo Accounting
    • Customization laporan keuangan
    • Multi-currency reporting
    • Integrasi proses finance
    • Konsultasi ERP sesuai kebutuhan bisnis

    Jika perusahaan Anda masih melakukan rekonsiliasi kurs manual setiap akhir bulan, mungkin ini saatnya beralih ke proses yang lebih otomatis dan lebih akurat.

    Konsultasi dengan Tim Expert Sunartha

    Ingin melihat bagaimana laporan keuangan IDR + USD dapat berjalan otomatis di Odoo? Konsultasi langsung dengan tim expert Sunartha melalui: Booking Konsultasi Sunartha

    Atau hubungi tim Sunartha melalui pesan whatsapp untuk diskusi kebutuhan bisnis dan demo solusi ERP yang sesuai dengan industri Anda.

    Bagikan Artikel