Perlukah Competitive Analysis?

Perlukah Competitive Analysis?

Ketika saya masih aktif sebagai insan periklanan yang menangani sejumlah brand besar di tanah air, salah satu hal yang pasti saya lakukan setiap quarter adalah Competitive Analysis. Percayakah Anda, hal ini saya lakukan atas inisiatif perusahaan kami sebagai nilai tambah yang kami berikan kepada para klien? Jadi seringkali klien tidak menyadari bahwa Competitive Analysis itu perlu.

Perlukah Competitive Analysis(Source)

Ketika kami datang di setiap akhir quarter dengan membawa Competitive Analysis disertai langkah selanjutnya untuk rencana di quarter yang baru, klien merasa senang sekali karena rencana kerja yang kami berikan berdasarkan analisa yang jelas, bukan mengawang – awang.

Menurut saya, selain mengetahui potensi internal perusahaan, seorang pengusaha juga sangat membutuhkan competitive analysis sebagai bagian dari strategi marketing. Hal ini tidak sulit, Anda dapat melakukannya sendiri dengan menjawab beberapa pertanyaan ini:

  1. Siapa sebenarnya competitor perusahaan saya? Mengapa saya menjadikan mereka competitor? Pertanyaan ini sebaiknya dijawab dengan 3 nama competitor agar analisa Anda tidak terlalu sempit atau juga terlalu lebar.

  2. Apa saja produk dan jasa yang mereka tawarkan? Apa kelebihan dan kekurangan produk dan jasa tersebut?

  3. Bagaimana layanan purna jual mereka?

  4. Berapa lama mereka telah ada di industri ini? Apakah bisnis mereka bertambah besar?

  5. Apa saja kelemahan dan kekuatan mereka? Apakah mereka merupakan ancaman bagi saya? Adakah kesempatan yang dapat bisnis saya masuki? Bagian ini adalah SWOT analysis terhadap kompetitor Anda.

  6. Bagaimana strategi marketing, promosi bahkan strategi harga mereka?

Pertanyaan – pertanyaan di atas dapat Anda kembangkan sendiri sesuai dengan bisnis yang Anda jalani. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Anda dapat melakukan survey dengan membeli produk mereka, mengunjungi laman website, social media atau bahkan berlaku sebagai customer mereka dan melakukan panggilan ke nomor customer service untuk mengetahui bagaimana layanan mereka.

Jadi kalau pertanyaannya, perlukah competitive analysis? Ya, sangat perlu, karena setelah mendapatkan hasil analisa tersebut, Anda sudah dapat mulai memetakan : apa yang menjadi perbedaan bisnis saya dengan mereka? Bagaimana caranya produk/jasa saya dapat mereka anggap sebagai competitor yang patut diperhitungkan? Hal ini dapat Anda jawab jika Anda mengetahui persis kelemahan dan kekuatan internal perusahaan Anda juga. Silakan buat SWOT analysis sendiri, pasti Anda sudah mahir.

Bacaan lain terkait dengan ERP dan Perusahaan manufaktur: ERP Untuk Perusahaan Pabrik

Tapi analisa terhadap perusahaan sendiri tidak terbatas pada SWOT analysis berdasarkan pengamatan sederhana, SWOT analysis Anda harus berdasarkan data yang akurat. Ini artinya, Anda harus menganalisa data internal Anda yang kemudian hasilnya dituangkan dalam SWOT analysis sebagai bagian dari business analysis yang akurat. Setelah selesai, maka Anda akan sangat mengetahui bagaimana Anda dapat mengisi gap yang diciptakan competitor Anda di tengah pasar.

Sekarang, tahukah Anda bahwa business analisis dapat dilakukan dalam waktu 15 menit? Mau tahu tools yang dapat Anda gunakan untuk ini? Coba mampir ke tautan ini: Tableau

Mari kita atur waktu untuk bertemu dan kami tunjukkan caranya. Hubungi tim saya, Mba Euis dinomor whatsapp disini 0815 8690 2500

PT SUN ARTHA PUTRA MANDIRI
Head Office:
One Pacific Place Sudirman Central Business District
15th Floor, Jl. Jendral Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190
P (021) 2550 2629     F (021) 2550 2555     E ask@sunartha.co.id

Ingin memiliki penghasilan tambahan? beritahu kami !



7 Comments

Leave a Reply

2 × four =