Kehancuran Bisnis akibat Prosedur Akuntansi yang Kurang Memadai

Kehancuran Bisnis akibat Prosedur Akuntansi yang Kurang Memadai

Menurut Anda, apakah pentingnya suatu prosedur akuntansi bagi perusahaan?

Prosedur akuntansi yang baik sebenarnya sangat penting loh untuk diimplikasikan di dalam perusahaan, karena, tanpa adanya prosedur yang baik ini, perusahaan bisa berada di ambang kehancuran

Kehancuran Bisnis akibat Prosedur Akuntansi yang Kurang Memadai

(Source)

Lho, kok bisa ya, prosedur akuntansi berdampak se-fatal itu?

Sebelum memahami bagaimana kaitan antara Kehancuran Bisnis akibat Prosedur Akuntansi yang Kurang Memadai, yuk kita lihat apa sih pentingnya Prosedur akuntansi bagi bisnis disini : Manfaat Menggunakan Jasa Pembukuan Bagi Bisnis Anda”.

Setelah Anda memahami mengapa suatu Jasa Pembukuan itu penting, kita bisa memahami bahwa sebenarnya, Jasa Pembukuan memiliki dampak sebesar itu di dalam proses keuangan di perusahaan. Lantas, apa sih yang mendasari Kehancuran Bisnis akibat Prosedur Akuntansi yang Kurang Memadai?

Di sini, kita akan membagikan 8 alasan mengapa terjadinya kehancuran bisnis akibat prosedur akuntansi yang kurang memadai.

  1. Perusahaan tersebut tidak mempunyai Perencanaan Bisnis / Business Plan. Dengan standar akuntansi yang memadai, Anda dapat membuat perencanaan bisnis yang baik. Namun, tanpa adanya prosedur akuntansi yang memadai, hal itu dapat berdampak fatal pada kehancuran bisnis Anda. Tanpa adanya bisnis plan yang mendetail, tidak mungkin Anda bisa tahu kemanakah arah perusahaan Anda, apakah setiap langkah yang diambil telah tepat atau ada langkah yang salah diambil. Tanpa adanya perencanaan bisnis, Anda seperti menjalankan bisnis Anda layaknya menyetir mobil dengan mata tertutup. Sangat berbahaya bukan?
  2. Anda tidak bisa memantau cash flow. Kekurangan sumber daya kas adalah salah satu alasan mengapa Anda mengalami kebangkrutan, kecuali Anda mampu untuk mengatur ulang pembayaran hutang ke kreditor. Bisnis yang tidak melakukan pelacakan piutang ataupun hutang Anda.
  3. Tanpa adanya prosedur akuntansi yang memadai, akan sulit untuk mengatur kegiatan sehari-hari dalam bisnis Anda. Terkadang, kita tidak bisa berfikir bahwa pencatatan akuntansi sekadar untuk urusan pajak, namun pencatatan akuntansi yang baik dapat digunakan sebagai alat untuk mengurus bisnis.
  4. Tidak adanya pemahaman atas profit yang terjadi. Ketika anda mengurus bisnis Anda dan ingin mencari tahu berapa skala keuntungan anda, akan sangat penting bagi anda untuk mengetahui berapa biaya tetap anda perbulan dan juga biaya variable (biaya variable adalah biaya tambahan yang anda keluarkan untuk setiap penambahan satu item penjualan/produksi) yang mempengaruhi cara anda menghitung keuntungan setiap barang sehubungan dengan harga. Jika anda hanya melihat pada laba kotor Anda, hal ini mengakibatkan Anda hanya melihat bahwa bisnis Anda menghasilkan keuntungan yang kecil, padahal bisa saja hal tersebut diakibatkan oleh biaya tetap, ataupun ada kesalahan dalam komponen biaya tetap tersebut. Sehingga, ini menjadi suatu hal yang fatal dan dapat menyebabkan kehancuran bisnis apabila Anda tidak menggunakan prosedur akuntansi yang memadai.
  5. Tidak ada pengecekan ulang struk penjualan yang beredar. Akibat standar / prosedur pencatatan akuntansi yang kurang memadai, perusahaan Anda akan sulit untuk memantau kapan konsumen harus membayar hutang mereka berdasarkan perjanjian awal pembayaran hutang mereka tersebut. Akibatnya, perusahaan akan terlibat dengan banyak piutang yang tidak dibayar dan sulit untuk mendapatkan keuntungan lebih.
    Sangat penting bagi perusahaan untuk mengetahui kapan waktu piutang dari pihak pembeli jatuh tempo dan kapan pembeli wajib membayar, sehingga ketika pembeli tersebut memang ada masalah dalam membayar piutang, pihak perusahaan Anda tidak perlu memberikan kredit tambahan sampai dibayarkannya pembayaran hutang terdahulu.
  6. Perusahaan akan menjadi lebih boros tanpa adanya standar akuntansi yang memadai. Mengapa? Karena dengan adanya standar akuntansi yang memadai, maka perusahaan bisa mengetahui letak dimana efisiensi pengeluaran biaya bisa dikurangkan, seperti mungkin terlalu banyak penggunaan listrik, ataupun pembayaran tunjangan karyawan. Pemborosan semacam inilah yang membuat perusahaan mengalami kehancuran.
  7. Perusahaan tidak melakukan pembelajaran atas pasar ataupun perusahaan pesaing. Mungkin perusahaan Anda masih tanpak baik-baik saja sekarang, namun apabila Anda tidak melakukan analisa pasar terkait trend masa kini dan apa saja yang sudah kompetitor Anda lakukan, perusahaan Anda bisa tersaingi oleh perusahan lainnya. Dengan adanya Standar Akuntansi yang memadai, tidak hanya mengetahui dimana posisi Anda sekarang, namun juga mengetahui apa yang Anda bisa lakukan mengenai perusahaan bisnis saingan Anda.
  8. Tidak mendapatkan bantuan eksternal. Walaupun Anda harus mengeluarkan biaya lebih untuk akuntan, bisnis consultant ataupun biaya lainnya untuk progam akuntansi, uang yang Anda pakai bisa menyelamatkan bisnis Anda di jangka panjang dan membuat biaya yang Anda keluarkan akan berharga. Hal ini bisa menyelamatkan Anda dari kemungkinan terjadinya kehancuran bisnis karena mereka tahu betul langkah yang Anda harus lakukan sehubungan dengan permasalahan yang dialami.

Sekian artikel kali ini mengenai Kehancuran bisnis akibat prosedur akuntansi yang kurang memadai. Semoga bermanfaat bagi Anda.

Untuk konsultasi lebih lanjut, anda dapat menghubungi kami di :

PT SUN ARTHA PUTRA MANDIRI
Head Office:
One Pacific Place Sudirman Central Business District
15th Floor, Jl. Jendral Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190
P (021) 2550 2629     F (021) 2550 2555     E ask@sunartha.co.id

Source

Ingin memiliki penghasilan tambahan? beritahu kami !



3 Comments

Leave a Reply

twenty − five =