Konsultan ERP

Konsultan ERP

Konsultan ERP

Pengertian ERP

ERP seperti yang kita tahu merupakan sistem terintegrasi yang secara fungsi dapat membantu suatu organisasi dalam mencapai tujuan mereka.

Enterprise Resources Planning (ERP) dikenal sangat sulit diimplementasikan.

Kenapa sulit?

Karena  diperlukan banyak sumber daya dan perhatian yang luar biasa saat melakukan penerapannya.

Apalagi tim internal yang ada didalam suatu organisasi pastinya sudah mempunyai tugas dan tanggungjawab yang bersifat rutin.

Apabila ditambah dengan pekerjaan yang yang bersifat project based seperti ini, pastinya harus ada yang dipilih.

 

Konsultan ERP

Sekarang mengenai konsultan ERP itu sendiri.

Kenapa perusahaan atau organisasi yang ingin menerapkan ERP memerlukan konsultan?

Seperti yang sudah dijelaskan diawal, diperlukan sumber daya yang cukup banyak untuk melakukan implementasi ERP.

Pengalaman kami pada saat implementasi, akan dibutuhkan tambahan personel. Pastinya dari sisi internal perusahaan.

Konsultan ERP mempunyai pengalaman yang biasanya lebih banyak daripada internal perusahaan saat implementasi.

Maka dari itu diperlukan tambahan pengetahuan dan personel dari konsultan saat implementasi.

Apalagi ERP yang akan diimplementasi, biasanya internal perusahaan belum mengetahui secara spesifik dari sisi konfigurasinya.

 

Sebelum melanjutkan membaca mengenai artikel ini, Anda dapat membaca artikel kami lainnya seperti: Mengenal Tableau

 

Apa Yang Akan Dilakukan Konsultan

Pekerjaan konsultan sebenarnya bukan hanya saat implementasi proyeknya. Bahkan bisa lebih dari itu.

Dimulai dari menentukan kebutuhan organisasi dan perusahaan yang akan implementasi.

Proses inilah proses yang lumayan kritikal.

Bagaimana tidak, apabila proses ini dilakukan dengan tidak seksama, maka perusahaan akan terjebak kepada brand maupun function tertentu.

Dimulai dari mendaftarkan harapan dan ekspektasi yang tepat yang akan dibagikan kepada vendor ERP.

Proses ini dapat dilakukan secara internal apabila tim internal mempunyai pengalaman yang cukup pada proses implementasi sebelumnya.

Kemudian proses menentukan vendor ERP dengan segala kelebihan dan kekurangannya.

Vendor ERP yang ada, biasanya mempunyai kelebihan dan kekurangan dari solusi yang ditawarkan.

Contohnya dari salah satu vendor bernama Acumatica Cloud ERP.

Kelebihannya adalah jumlah user yang bisa terakomodasi didalam sistem tidak dibatasi. Unlimited users.

Tetapi tentu saja mempunyai kekurangan seperti brand yang belum terlalu dikenal seperti Oracle, SAP dan Microsoft.

Proses berikutnya, setelah memilih vendor yang cocok dengan kebutuhan, timeline serta budget, maka proses implementasi itu sendiri.

Implementasi ERP banyak metodenya. Salah satunya adalah Big Bang.

Apabila Anda tertarik untuk mempelajari Acumatica, Anda dapat membaca artikelnya seperti: Acumatica Cloud ERP Kekinian.

Ok,

Masih banyak ternyata ya penjelasan mengenai implementasi kali ini. Bagaimana kita lanjutkan untuk part II-nya.

Salam,

Daru

 

 



1 Comment

Leave a Reply

three × two =