Tugas Sales Analyst: Analisis Data hingga Presentasi Laporan Penjualan

tugas sales analyst

Apa tugas seorang Sales Analyst? Dalam kehidupan sehari-hari, istilah “sales” digunakan untuk menyebut mereka yang menawarkan produk di tempat publik. Tidak salah memang, namun dalam konteks artikel kali ini, maknanya sedikit berbeda.

Berbeda dari profesi salesman yang terjun langsung menawarkan produk kepada calon konsumen, Sales Analyst justru bekerja di belakang meja. Untuk lebih memahami tugas Sales Analyst dalam sebuah perusahaan, simak penjelasannya berikut ini!

Apa itu Sales Analyst?

Setiap perusahaan yang menjual barang atau jasa pasti memiliki divisi atau tim yang mengurusi masalah sales atau penjualan. Nah, Sales Analyst pun termasuk dalam tim tersebut. Hanya saja, Sales Analyst tidak terjun langsung dalam proses penjualan produk. Job desc mereka justru berhubungan dengan data penjualan perusahaan.

Bersama dengan Sales Admin, Sales Analyst bertugas menganalisis data penjualan perusahaan, mulai dari jenis produk yang dijual, perilaku konsumen, strategi pesaing, metode pemasaran, hingga tren pasar.

Baca juga: Upgrade Skill Mengolah Data Menggunakan Tableau

Tugas Sales Analyst

Tugas seorang Sales Analyst sendiri sangat kompleks dan tidak terbatas pada divisi penjualan saja. Bahkan bisa dibilang kinerja Sales Analyst sangat memengaruhi kelangsungan perusahaan pada masa mendatang. Berikut adalah beberapa jenis tugas Sales Analyst dalam sebuah perusahaan.

Menganalisis data penjualan

Tugas utama dari seorang Sales Analyst adalah menganalisis data penjualan. Analisis terhadap data penjualan dilakukan guna memprediksi pasar yang dijadikan target perusahaan. Proses analisis tersebut akan memunculkan sebuah pola yang nantinya bisa ditarik kesimpulan. Inilah yang kemudian dijadikan salah satu bahan pertimbangan perusahaan dalam mengambil keputusan.

Melakukan riset tren penjualan

Selain menganalisis data penjualan, Sales Analyst juga memiliki tugas untuk melakukan riset terhadap tren penjualan. Seperti yang Anda ketahui, tren penjualan terus berubah setiap waktu. Tren hari ini bisa saja tidak berlaku esok hari, dan seterusnya. Nah, agar perusahaan bisa tetap mengikuti tren pasar, maka harus dilakukan riset.

Tim Sales Analyst-lah yang bertugas melakukan riset tersebut. Caranya adalah dengan mengamati pola perkembangan pasar yang telah terjadi sebelumnya. Selain itu, Sales Analyst juga harus memperhitungkan faktor eksternal lainnya seperti situasi politik dan masuknya budaya baru.

Baca juga: Pentingnya Analisis Data Penjualan dalam Meningkatkan Revenue Perusahaan

Membuat laporan

Sama seperti divisi lain, tugas Sales Analyst pun mencakup pembuatan laporan. Seperti apa laporan yang disusun? Biasanya, laporan berisi penafsiran data penjualan yang kemudian dilengkapi dengan usulan strategi untuk meningkatkan penjualan perusahaan.

Bekerja sama dengan bagian Finance dan Marketing

Agar kinerjanya lebih optimal, Sales Analyst juga perlu bekerja sama dengan bagian lain di perusahaan. Finance dan Marketing merupakan bagian perusahaan yang sering bekerja sama dengan Sales Analyst.

Kerja sama dengan Finance dilakukan untuk mengetahui kondisi keuangan perusahaan yang sebenar-benarnya. Jadi, strategi penjualan yang diusulkan pun sesuai dengan kondisi perusahaan. Sedangkan kerja sama dengan Marketing bertujuan untuk menentukan strategi penjualan produk yang aplikatif bagi perusahaan.

Memeriksa anggaran perusahaan

Penjualan sangat berhubungan erat dengan anggaran perusahaan. Oleh karenanya, Sales Analyst juga memiliki tugas untuk memeriksa anggaran perusahaan. Dengan mengetahui jumlah anggaran perusahaan, maka Sales Analyst bisa mengetahui strategi penjualan yang paling tepat dijalankan perusahaan.

Melakukan presentasi

Tugas yang terakhir adalah melakukan presentasi. Setelah menyusun laporan yang berhubungan dengan analisis data penjualan, maka Sales Analyst harus melakukan presentasi. Kegiatan presentasi ini dimaksudkan agar data yang telah diolah oleh Sales Analyst dapat dipahami sehingga perusahaan bisa mengambil keputusan berdasarkan data tersebut.

Baca juga: Belajar Tableau Basic untuk Pemula

Ternyata, tugas Sales Analyst sangat kompleks dan berpengaruh bagi kelangsungan perusahaan. Apakah Anda seorang Sales Analyst? Sering merasa kesulitan dalam melakukan presentasi analisis data karena belum bisa merancang visualisasi data yang menarik dan mudah dipahami?

Tidak perlu khawatir, kini Anda bisa memanfaatkan software Tableau. Menggunakan Tableau, data yang dipresentasikan akan lebih mudah dimengerti karena dihadirkan dalam bentuk visual. Coba gratis sekarang juga, cukup dengan klik di sini!



1 Comment

Leave a Reply

one × 3 =